Minggu, 02 Februari 2020

Tragedi RMS Titanic


RMS Titanic
RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang super Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke Kota New YorkTenggelamnya Titanic mengakibatkan kematian sebanyak 1.514 orang, tragedi ini merupakan salah satu bencana maritim masa damai paling mematikan sepanjang sejarah. Saat kecelakaan terjadi, Titanic adalah kapal paling besar dan paling mutahir yang pernah dibuat. Titanic didesain untuk mengangkut 2.400 dan hamper 900 awak kapal, dengan panjang 250 meter, lebar 28 meter, dan tinggi 53 meter, membuatnya setara dengan gedung 11 tingkat sehingga sering disebut The Unsinkable Titanic.
 













Peristiwa Tenggelam
Semua berawal ketika William Murdoch melihat gunung es sebelum petugas pengawas, jaraknya sekitar 1,8 km tetapi kapal telah mencapai kecepatan penuh, kapal itu langsung membelokan tajam ke kiri. Kapal mengalami benturan luar biasa sehingga melengkungkan sisi kanannya dan melubangi 5 dari 16 kompartemennya, setelah menabrak gunung es William Murdoch menutup kompartemen kedap air namun air masih tetap masuk.
Titanic dirancang tetap mengapung jika 4 kompartemennya bocor, tapi akibat tabrakan tersebut menyebabkan 5 kompartemennya bocor, sehingga air tetap masuk yang diperparah kapal masih melaju dengan kecepatan penuh, sehingga air masuk lebih cepat.



Para kru kapal pun menyadari bahwa kapal akan tenggelam, mereka menggunakan suar roket dan telegraf untuk mencarai bantuan, sementara itu penumpang diungsikan ke sekoci, sayangnya jumlah sekoci di kapal tersebut sangat sedikit dan banyak yang tidak diisi penuh akibat pelaksaan evakuasi yang buruk.

Kapal terbelah ketika tenggelam bersama seribu penumpang dan awak di dalamnya. Hampir semua orang yang lompat atau jatuh ke air meninggal akibat hipotermia dalam hitungan menit. RMS Carpathia tiba di tempat kejadian sekitar satu setengah jam setelah bencana dan menyelamatkan korban selamat terakhir pada pukul 09:15 tanggal 15 April, lebih dari 24 jam setelah awak Titanic menerima peringatan es hanyut pertamanya.